Prinsip desain

Agar sebuah karya desain dapat menarik dipandang mata, maka diperlukan tata letak yang sempurna dan menggunakan prinsip-prinsip desain. Yang termasuk prinsip desain adalah sebagai berikut :

1. Keseimbangan
2. Irama
3. Skala
4. Fokus
5. Kesatuan




Keseimbangan
Komponen-komponen grafis yang terdiri dari garis, bentuk, warna, illustrasi, huruf dan ruang, haruslah tampil seimbang. Mata kita akan diajak menangkap keseluruhan halaman desain dalam satu komponen yang selanjutnnya akan dilihat komponen yang lebih kecil.

Dalam penataan halaman prinsip keseimbangan yang dapat kita pergunakan adalah sebagai berikut :

- Keseimbangan simetris
Komponen desain seolah dicerminkan pada garis sumbu hayal. Kita akan melihat komponen yang sama pada kedua daerah dari garis sumbu. Penataan model ini relatif mudah ditangkap mata. Lebih bersifat formal, tradisional/ kuno dan membosankan.

- Keseimbangan Asimetris
Tidak ada komponen grafis yang tersusun seperti cermin. Penataan model ini lebih mengesankan informal, modern, dinamis dan berani.

- Keseimbangan Radial
Lebih mirip dengan simetris, namun kesan yang ditampilkan seperti ada daya tarik yang mengajak pembaca untuk melihat ke arah tengah lingkaran. Sangat mudah ditangkap mata karena seakan fokus diarahkan ke titik pusat llingkaran.


Share:

Sketsa Brosur Muhammadiyah 2011

Share:

Metoda Penggambaran (Ilustrasi)

Gambar merupakan salah satu komponen dalam desain grafis selain Garis, Bentuk, Warna, Huruf dan Ruang. Dalam prakteknya metoda penggambaran dapat dikategorikan menjadi dua :
1. Manual (Hand Drawing), Gambar Tangan. Dengan menggunakan alat seperti pensil, airbrush, cat, spidol, kuas, dll. Metoda ini sangat cocok untuk menggambar sketsa, konsep kasar, ide, komik atau karikatur. Di sini kemampuan menggambar secara manual mutlak harus dikuasai dengan baik. Keuntungannya gambar manual ini
- memberikan sentuhan yang lebih manusiawi
- memiliki kecepatan dalam menerjemahkan gagasan ke dalam goresan tangan
- Gambar dipengaruhi kepribadian, sifat dan emosi orang yang menggambar

Kelemahannnya :
- Harganya relatif mahal
- Sulit diduplikasi
- Waktu pengerjaan relatif lebih lama
- Penuh kecermatan dan kehati-hatian
- Perlu bakat dan latihan yang konsisten

2. Computerized
Gambar yang dibuat menggunakan komputer, bisa membuat gambar secara vektor atau bitmap. Lebih mengutamakan kemahiran pada software, namun lebih baik lagi menguasai gambar sketsa.
Kelebihan gambar computerized :
- Waktu pembuatan yang cepat. Dengan penguasaan software yang tepat, seorang desainer mampu menyelesaikan banyak karya dalam waktu yang singkat.
- Harga desain yang lebih murah dan terjangkau dan kompetitif, mempercepat perputaran ulang
- Mudah diduplikasi
- Mudah diperbaiki
- Keterampilan sketsa tangan tidak terlalu diperlukan.

Kelemahannya :
- kesan manusiawinya kurang karena garis yang dihasilkan komputer relatif lebih kaku dan rapih.
- Ketergantungan terhadap teknologi
- Mengurangi segi orisinalitas, karena mudahnya diduplikasi
- Sulit mencurahkan gagasan ke dalam gambar dalam waktu singkat. Kompuert lebih cenderung untuk finishing
- Desainer kurang hati-hati karena ada fasilitas undo
- Perlu pelatihan khusus tentang software desain grafis

Share:

Jenis-jenis Font yang perlu diketahui

Tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf pada ruang untuk menciptakan kesan yang khusus, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan jelas oleh pembaca.

Tipografi mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi. Berawal dari penataan huruf secara manual (hand drawn) hingga zaman / era digital yang memungkinkan seorang desainer menata huruf-huruf digital dengan menggunakan komputer. Dengan komputer penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan cepat, dengan pilihan huruf yang variatif.




Ada baiknya kita memperhatikan pemilihan huruf (font), karena kita harus memperhatikan karakter produk atau pesan yang ingin disampaikan sehingga tidak ada kesan jenuh dan tumpang tindih. Pemilihan huruf (font) yang terlalu banyak unsur dekoratif, akan menjenuhkan mata kita yang melihatnya sehingga pesan kurang dapat diterima dengan jelas.

Begitu banyak jenis-jenis font yang beredar namun secara garis besar dapat dibagi menjadi kategori sebagai berikut :

  1. Huruf Sanserif (tanpa kait), Tidak memiliki kait/ hook, hanya terdiri dari batang dan tangkai. Contoh : Arial, Tahoma, Helvetica, Futura
  2. Huruf Serif (Berkait) . Memiliki kait/ hook pada ujungnya, contoh Times, Souvenir, Palatino
  3. Huruf Script (Tulis). Setiap hurufnya saling terkait satu sama lain seperti tulisan tangan. Contoh : Commercial Script, Sheley Volante, English Vivance, Brush Script.
  4. Huruf Dekoratif : Setiap huruf dibuat secara detail, komplek dan rumit, contoh canteburry, Augsburger
  5. Huruf Monospace : Bnetuknya bisa sama seperti huruf San serif, atau serif. Yang membedakannya adalah pada huruf monospace jarak dan ruang setiap hurufnya sama. Contoh : Courier, monotyoe Cursive, OCR


Share:

Menentukan Harga sebuah Desain



Seorang desainer grafis memerlukan wawasan dan pengalaman yang luas dari disiplin ilmu yang  lain, karena hal ini akan mempengaruhi dalam nilai jual karya yang dihasilkannya.Sebuah karya seni memiliki nilai yang khas, tidak sekedar rupiah, atau kesenangan semata. Di dalamnya ada pengalaman, portofolio, nama besar. Dengan meningkatnya kualitas dan pengalaman seorang desainer, akan tinggi pula daya saing dan daya jual karya seninya.

Ada beberapa pendekatan dalam menentukan harga karya seni, tentunya hal ini akan menjadi tolok ukur seorang desainer dalam menentukan nilai dan harga dari karya seninya, tergantung tujuan dan strateginya.

 


1. Menentukan harga sesuai tingkat kesulitan dan sumber daya yang digunakan.
Semakin tinggi tingkat kesulitan, makin banyak pula teknik yang digunakan, terkadang dilakukan oleh sebuah tim dengan bidang keahlian yang berbeda, tentunya akan memakan biaya operasional yang tak sedikit. Karya yang dihasilkan akan maksimal karena dilakukan dengan teknik yang tinggi dan kehati-hatian serta ketelitian.

2. Menentukan harga sesuai budget klien, kualitas menyesuaikan.
Ada kalanya klien menyerahkan sepenuhnya keinginan yang disesuai dengan budget yang dimiliki. Disinilah seorang desainer harus pandai-pandai membagi budget agar masuk terhadap anggaran yang ditetapkan. Seorang desainer pada dasarnya adalah seorang pemecah masalah dan pengambil keputusan. Masalah waktu, sumber daya kesulitan dan media menjadi perhitungan yang harus diperhatikan dalam pendekatan ini.

3. Menentukan harga sesuai dengan pesaing di pasaran.
Dalam kontek pendekatan ini, seorang desainer harus mampu menghasilkan sebuah karya sesuai pesanan klien dengan budget yang pas-pasan, karena faktor "kejar setoran", asal ada kerjaan karena persaingan yang ketat. Dibutuhkan ide-ide yang inovatif dan kreatif untuk bermain pada pendekatan ini.


Share:

Menimbulkan sebuah ide dalam berkarya

Ide merupakan pengembangan selanjutnya dari sebuah konsep yang merupakan tujuan umum dari segment yang ingin dicapai. Seorang desainer menempatkan ide pada proses tindak lanjut sebuah konsep yang dikembangkan. Terkadang ide muncul pada saat kesendirian atau mungkin tanpa disengaja. Bahkan sebaliknya, saat kemunculan ide sangat diharapkan, justru ianya tak kunjung datang walau berbagai upaya dilakukan dengan keras. Berikut di bawah ini beberapa tips untuk melatih kita menghasilkan ide-ide kreatif

1. banyak bergaul
2. bepergian
3. banyak membaca
4. mendengar
5. menonton

Lakukan 5 hal di atas dalam kerangka kita untuk menambah hasanah pengetahuan kita akan hal-hal yang ada disekitar kita, baik itu yang kita sukai ataupun tidak sukai. Suatu saat pengalaman kita bergaul, jalan-jalan, membaca, mendengar akan sangat diperlukan dalam membuat ide-ide kreatif yang dibutuhkan.


Share:

SOMASI SONY





Share:

Belajar Photoshop, Membuat Efek Bingkai


Pada tutorial kali ini kita akan memadukan filter efek dengan pengelolaan channel sehingga akan menghasilkan sebuah efek bingkai yang membatasi gambar.

1. Buka sebuah gambar yang akan dibatasi oleh bingkai

 2. Buat channel Alpha 1 pada palet channel


3. Buat sebuah kotak berwarna putih seperti pada gambar di bawah ini


4. Pada menu Filter pilih Blur > Gaussian Blur untuk menghasilkan batas kotak yang nampak gradasi (blur) dengan parameter radius = 13.7


5. Pada tutorial kali ini kita akan mengambil efek bingkai dengan menggunakan efek extrude, pilih Filter > Stylize > Extrude, ketikan parameter sebagai berikut : Size = 25 pixel, Depth = 30 centang pilihan random





6. Selanjutnya untuk mengambil batas tegas hitam dan putih, pilih Image > Adjustments > Threshold ketikkan angka 107 untuk threshold level
7. Tekan tombol Ctrl lalu klik di Channel Alpha 1 untuk menyeleksi daerah putih.
8. Seleksi yang aktif dapat digunakan di layer gambar, klik Panel Layer
9. Setelah seleksi aktif, pisahkan dengan gambar aslinya. Klik menu Layer > New > Layer Via Cut. Buang layer background. Drag Layer background ke icon tong sampah yang terletak di bagian bahwah palet layer.
10. Sempurnakan dengan Finishing Touch......




Semoga bermanfaat...

Share:

Pengenalan Desain Grafis

Dewasa ini kita sering mendengar tentang Grafis dan Desain Grafis, apaan sih itu ?. Grafis artinya gambar, dimana setiap gambar mengandung sebuah pesan yang akan disampaikan si pembuat gambar kepada khalayak. Sedangkan Desain Grafis adalah sebuah ilmu dan keahlian dalam perancangan media komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada orang lain baik itu berupa informasi mengenai sebuah produk dan jasa, ide ke dalam bentuk visual.

Sebuah produk desain yang sudah dipublikasikan kepada khalayak, tercipta melalui beberapa proses tahapan atau jenjang.

Visual Comunicator
Merupakan orang pertama yang menerima pesan dari klien dalam pembuatan sebuah produk informasi. Visual Comunicator mempelajari kepada siapa pesan disampaikan, dengan tujuan apa pesan disampaikan, siapa pembuat pesan dan membuat ide bagaimana bentuk visual dari pesannya itu.

Visualiser
Orang yang menindaklanjuti ide atau gagasan dari Visual Comunicator, dia bertugas untuk memvisualisasikan/ menggambarkan suatu ide yang asalnya masih dalam angan-angan menjadi bentuk sket kasar (draft) dari apa yang ditangkapnya. Diperlukan orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menggambar ilustrasi yang ada pada posisi ini.



Copy Writer
Selesai membuat draft, selanjutnya menjadi tugas copy writer untuk merancang kata-kata yang pas untuk desain tersebut, terkadang keberhasilan seorang copy writer dalam mengolah kata-katanya mampu menjadi maskot dan mendongkrak perhatian kalangan terhadap desain grafis yang dibuat. Sorang copy writer harus mampu menangkap ide dan mengkomunikasikan ide tersebut kepada khalayak agar orang yang melihatnya mengikuti pesan yang kita sampaikan

Pekerja Grafis
Konsep sudah ada, draft sudah dibuat dan rancangan kata kata sudah disusun, selanjutnya menjadi tugas pekerja grafis untuk menyusun typographi, tata letak (layout), elemen gambar agar menjadi menarik, dan memiliki nilai artisitik yang tinggi. Yang selanjutnya tugas pekerja grafis ini mempersiapkan karya tersebut untuk diserahkan kebagian percetakan. Seorang deainer adalah perancang , membuat sebuah karya yang asalnya tidak ada menjadi ada , bukan mengulang sebuah karya yang sudah ada, jika desainer mengulang karya yang sudah ada sebelumnya, lebih tepat disebut seorang pekerja grafis. Seorang desainer tidak mempunyai alasan untuk mengulang sebuah elemen yang sama pada karyanya, karena tujuan dan penyampaian pesanya tidak akan pernah sama. Seandainyapun sama tentu dengan alasan kuat, misalnya dalam periode yang berbeda..

Karya seni murni berbeda dengan dengan karya desain grafis, pada desain grafis memiliki tujuan agar penerima pesan mengikuti atau terpengaruh terhadap pesan kita untuk selanjutnya mengikuti apa yang disampaikan oleh sipembuat pesan. Pada desain grafis lebih mementingkan prinsip komunikatif daripada artisitik. Akan menjadi karya grafis yang sia-sia jika sebuah karya grafis memiliki nilai artistik yang tinggi, namun tidak memiliki nilai komunikatif untuk disampaikannya.

Tujuan Akhir dari sebuah karya desain grafis adalah memiliki fungsi Komunikatif. Artinya karya yang dibuat bisa mewakilkan keinginan atau tujuan yang ingin disampaikan oleh seorang desainer atau klien.
desain bisa menarik karena memiliki keindahan dan konsepnya yang kreatif. Agar desain menarik, seorang desainer (dalam hal ini pekerja grafis) harus memiliki pengetahuan tentang komponen desain grafis, antara lain :
1. Garis
2. Bentuk
3. Warna , Tekstur dan Cahaya
4. Illustrasi/ Tipografi
5. Ruang/ Space

Dalam sebuah karya desain tidak harus selalu menampung kesemua komponen grafis secara kuat, cukup hanya beberapa unsur saja yang menjadi prioritas. Jika semua komponen dimasukkan dengan kekuatan yang sama, maka khalayk yang melihat karya kita akan pusing melihat desain kita yang saling menumpuk.
Disinilah seorang desainer harus pandai mengolah komponen grafis menjadi karya grafis yang menarik dan kreatif dan dikomposisikan dengan prinsip desain.
Yang termasuk prinsip desain adalah :
1. Keseimbangan
2. Keserasian
3. Proporsi & skala
4. Irama
5. Kesatuan & lain-lain

Dalam hal penggunaan teknologi komputer grafis, desainer grafis harus benar-benar paham menggunakan berbagai perangkat lunak komputer grafis untuk mempercepat dan mengefisienkan dalam menghasilkan sebuah karya grafis. Dalam contoh mendesain majalah anak-anak yang full colormisalnya, kalibrasi monitor dan kecocokan antar perangkat harus dipahami agar warna yang didesain sama seperti hasil ketika nanti dicetak di atas kertas. Termasuk misalnya jangan menggunakan perangkat lunak yang tidak populer, yang mana tidak digunakan oleh percetakan. Ini malahan akan merepotkan Anda sendiri. Beberapa perangkat lunak komputer grafis yang paling sering digunakan dalam pekerjaan desain grafis adalah AdobePagemaker, AdobePhotoshop, Macromedia Freehand, Quark Express, CorelDraw, Adobe Illustrator. Dan ada juga perangkat lunak pendukung untuk menghasilkan karya grafis 3D, semacam 3D Max, Maya, Poser, Terragen dan Bryce. Penggunaan kelima program populer ini bisa Anda pakai dalam menghasilkan elemen tambahan bagi karya desain Anda. Untuk membuat bola kristal yang realistik misalnya, Anda tidak perlu melukis atau menggambar dengan AdobePhotoshop atau CorelDraw, yang memang diperuntukkan memproduksi grafis dua dimensi saja.
 




Share:

Psikologi Warna

Warna merupakan unsur terpenting dalam sebuah design grafis. Warna sangat mempengaruhi psikologis manusia. Tak jarang seorang desainer gagal menuangkan ide sebuah karya grafis hanya karena salah menerapkan warna. Pemilihan warna yang salah pada sebuah karya desain grafis akan memunculkan penafsiran yang berbeda. Contoh pada sebuah brosur sebuah lembaga motivasi yang dicetak warna dengan dominan unsur pink, tentu akan terasa “lebay” karena melambangkan romantisme, feminim dan pasrah, beda bila di cetak dengan dominan warna hitam dan merah yang melambangkan elegan dan keberanian.

Biasanya setiap negara dan budaya memiliki pemahaman yang berbeda dalam mengartikan sebuah warna, namun arti warna disini mengambil lingkup yang universal.

1. Hitam
Melambangkan : Kekuatan, canggih, jahat, kematian, misteri, sedih, keanggunan, elegan, ketakutan

2. Putih
Melambangkan : Bersih, suci, tidak bersalah. Di India warna putih melambangkan kematian



3. Abu-abu
Melambangkan : Intelek, futuristik, millenium, sederhana, sedih
Warna abu-abu merupakan warna yang paling mudah dilihat oleh mata kita, terkadang tidak menunjukkan arti yang jelas, artinya bersifat netral dan bebas dari kecenderungan psikologi

4. Coklat
Melambangkan : Kenyamanan, daya tahan, suka merebut, tidak memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kebahagiaan.

5. Oranye
Melambangkan : Semangat yang menggelora, energi, segar, keseimbangan, ceria, hangat.
Warna oranye pada sebuah kemasan produk lebih menyiratkan sebuah produk yang tidak mahal

6. Ungu/ Jingga
Melambangkan : spiritual, penuh misteri, bangsawan, keangkuhan, kekasaran, sikap sombong.
Warna ungu sangat jarang ditemui di alam, memiliki sifat kekurang telitian, namun menyimpan penuh harapan.

7. Kuning
Melambangkan : Optimisme, harapan , tidak jujur, keinginan yang berubah-ubah, gembira, santai.
Di negara barat warna kuning diartikan sikap kepengecutan. Warna kuning yang terang melambangkan keceriaan, sifat spontan yang eksentrik, penuh toleransi, investigatif, menonjol, tidak percaya.

8. Hijau
Melambangkan : Alami, sehat, keinginan, keberuntungan, kebanggaan, kekerasan hati dan berkuasa.
Di negara Timur tengah warna hijau sangat disukai, Islam sering di simbolkan dengan warna hijau. Orang yang menyukai warna hijau cenderung sangat ingin dipuji, senang menasehati orang lain.

9. Biru
Melambangkan : Ketenangan, kepercayaan, keamanan, teknologi, kebersihan, keteraturan.
Di negara-negara Amerika logo bank-bank banyak menggunakan warna biru. Sebagai warna yang melambangkan kepercayaan. Warna biru tua melambangkanm sebuah perasaan yang mendalam, konsentrasi, koooperatif, cerdas, perasa, integratif, tenang, bijaksana. Warna biru muda lebih memberikan kesan bertahan, keras kepala, bangga diri, istiqomah (teguh pendirian)

10. Merah
Melambangkan : perjuangan, nafsu, aktif, agresif, dominan, kemauan keras, persaingan, keberanian, kehangatan, cinta, bahaya.
Warna merah jambu memberikan kesan romantisme, feminisme, pasrah, jenaka. Warna merah terang memberikan kesan kemauan atau cita-cita

Sumber : Graphics design

Share:

Adobe Photoshop cs4 Portable

Adobe Photoshop cs4 was the application of the bitmap processor was most popular. Interesting and attractive to in studied. Contained features that was spectacular, made design you appeared beautiful with the process editing that found it easy. Contained various filters that Was easy to be understood. If you the user of the version beforehand then too much was not difficult to operate on the version cs4.

Currently was present Adobe Photoshop Cs4 portable, more simple and lighter to be put into the storage media like USB flashdisk.......enjoy....

Download
Share:

Adobe cs4 e-book


The great news for the user adobe illustrator cs4, along with me had e-book adobe illustrator that could you downloaded free. Adobe illustrator was the application of the quite competent vector. It is hoped with e-book adobe illustrator this could help you to understand more in about this application

Apart from adobe illustrator we knew Coreldraw, that was their respective to have the lover that enough because of his ease, and features that was interesting

Link adobe illustrator cs4 e-book

Link ADobe Photoshop cs3 Basic Tutorial
Share:

kartun



... when hope and the wish to be the host of the worldcup did not subside.... .... when the team of pity will never recover from the disaster....
Share:

Search This Blog

Follow by Email

Labels